Personalisasi Web adalah suatu proses mengumpulkan dan menyimpan informasi tentang lokasi pengunjung, meneliti informasi, dan berdasarkan pada analisa, personalisasi ini merupakan suatu upaya untuk memberikan layanan dalam bentuk aplikasi dan informasi yang disesuaikan dengan minat, peran, dan kebutuhan pengunjung web itu sendiri.
Pembahasan
- Model Personalisasi
Personalisasi Web dikategorikan ke dalam beberapa model, dari yang paling sederhana sampai yang kompleks, yaitu diantaranya :
1. Memorization
Seperti namanya model ini merupakan sebuah bentuk personalisasi yang digunakan untuk mengingat atau menyimpan informasi dari pengunjung, sebagai contoh informasi mengenai data pengunjung seperti nama, umur, waktu berkunjung yang disimpan dalam cookies atau session yang disimpan di dalam web server. Informasi-informasi tersebut nantinya akan dijadikan pijakan situs web dalam memberikan informasi kepada pengunjung tersebut pada kesempatan lain.
2. Customization
Customization merupakan sebuah bentuk personalisasi dengan mengambil input dari informasi pengunjung pada saat melakukan registrasi, kemudian data tersebut digunakan untuk melakukan customisasi struktur dan isi halaman web.
3. Guidence or Recommender System
Model personalisasi ini memberikan rekomendasi kepada pengunjung sesuai dengan minat dan selera pengunjung.
4. Task Performance Support
Model ini melibatkan client-side system dengan bantuan perangkat lunak yang akan membantu pengunjung dalam menelusuri halaman web sesuai dengan informasi yang diinginkan.
- Kategori Data Personalisasi
Ada beberapa kategori utuk melakukan personalisasi data yang diperlukan sebagai acuan dalam melakukan personalisasi , berikut adalah data yang dapat diolah pada saat personalisasi yaitu sbb:
1. Content Data
Content data ini dimaksudkan sebagai isi dari website anda, seperti teks, image, video, halaman html, maupun informasi yang berasal dari database.
2. Struktur Data
Struktur data dimaksudkan sebagai link yang menghubungkan antara satu halaman dengan halaman yang lain dalam situs web.
3. Usage Data
Usage data merupakan rekaman dari kunjungan user yang pernah dilakukan ke dalam website. Biasanya data ini disimpan di dalam file log web server anda, ataupun dapat ditelusuri melalui cookies dan session.
4. User Profile
User profile merupakan data dari user atau pengunjung website anda. Sebagai contoh data asal Negara atau benua, tingkat penghasilan, jenis kelamin, dan lain-lain. Informasi mengenai user profile ini dapat diperoleh secara explicit (melalui form registrasi dalam halaman web), ataupun secara implicit (melalui aktifitas user dan web server).
Tahapan Personalisasi
Ada beberapa tahap untuk membuat personalisasi sebuah situs web yaitu :
1. Tahap User profiling
2. Tahap Information Filtering
1. Tahap User Profiling
Tahapan ini digunakan untuk menangkap informasi berkaitan dengan user atau pengunjung web, sehingga setiap user akan direkam datanya dalam database.data-data ini sangat berperan penting dalam proses personalisasi nantinya. Informasi dari user memberi tahu web site mengenai siapakah user tersebut, apa yang dia senangi dan yang tidak disenangi, seberapa tinggi tingkat pendidikannya. Dan masing-masing pengunjung memiliki informasi yang spesifik.
Dalam perjalanan sistem, data mengenai user ini akan berkembang dan terdapat data yang bersifat statis dan dinamis. Data yang bersifat statis misalnya jenis kelamin, Negara, alamat, dan lain-lain. Sedangkan data yang bersifat dinamis meruapakan data yang akan berubah sepanjang interaksi antara user dengan situs web, misalnya umur, jumlah pembelian, dan sebagainya.
2. Tahap Information Filtering
Meskipun informasi yang berasal dari pengunjung sangat membantu dalam proses personalisasi, tetapi sebuah website tidak cukup hanya dengan data dari user tersebut. Aktifitas pengaksesan data dalam website juga dapat dijadikan sumber informasi personalisasi.
Ada beberapa teknik yang dapat digunakan dalam menyaring informasi dari aktifitas dan interaksi antara user dengan website ini, yaitu
- rule-based filtering,
Rule-based filtering dimaksudkan sebagai teknik mendefinisikan beberapa aturan yang harus dipenuhi dalam perjalanan sistem nantinya. Aturan-tauran ini didefnisikan sebelum aplikasi diimplementasikan. Sebagai contoh, jika seorang pengunjung memutuskan untuk membeli sebuah printer, maka sistem akan memberikan saran atau rekomendasi kepada pengunjung untuk juga membeli kertas.
- content-base filtering
Content-based filtering disebut juga item-based filtering, yaitu melakukan mekanisme personalisasi dengan menjadikan data history browsing dan pembelian yang sebelumnya dilakukan oleh pengunjung berdasarkan domain tertentu. Sebagai contoh pengunjung pernah membeli sebuah buku dengan topik tertentu, maka data tersebut dijadikan acuan untuk menampilkan buku yang lain dengan topik, pengarang atau harga seperti buku yang telah dibeli sebelumnya.
- collaborative filtering
Collaborative filtering merupakan mekanisme dimana informasi yang sama yang berasal dari sekelompok pengunjung dikelompokkan, dan dijadikan dasar dalam memberikan rekomendasi kepada pengunjung yang memiliki kesamaan profile.Collaborative filtering biasanya digunakan jika pengunjung yang terekam dalam system berjumlah banyak dan memiliki profile yang berbeda-beda.
Review Jurnal
Pada jurnal ini kita membahas Personalisasi Web ,yang dimaksud personalisasi web itu sendiriyaitu suatu proses mengumpulkan dan menyimpan informasi tentang lokasi pengunjung, meneliti informasi, dan berdasarkan pada analisa, istilahnya agar lebih mudah yaitu isi dari sebuah web.disini juga diajarkan tahap-tahapdalam personalisasi , sebagaimana diajarkan setiap user akan direkam datanya dalam sebuah database , yang nantinya informasi user memberi tahu seb tesebut siapakah user tersebut dan beberapa lainnya. lalu kategori untuk data personalisasi tersebut mengajarkan tentang isi dari website seperti text, image, video, dll. Personalisasi web ini
merupakan sebuah respon terhadap person atau pengunjung web terhadap konten
yang disajikan dalam sebuah situs web dengan harapan mampu memberikan konten
yang sesuai dengan selera dari pengunjung tersebut
Kesimpulan
pada kesimpulan dari jurnal ini yaitu kita dpapat mengetahui apa saja bagian - bagian dari isi web atau pesonalisasi web tersebut , Dalam sebuah web yang menyediakan layanan personalisasi, pengunjung dapat mengubah ataupun melakukan customisasi konten atau isi web, seperti mengubah warna atau tema dari website, mengubah link atau tombol navigasi yang akan ditampilkan, atau bahkan situs tersebut dapat mengenali siapa pengunjung yang ada dihadapannya, sehingga situs web tersebut dapat berprilaku adaptif kepada setiap pengunjung. Kemampuan sebuah situs web untuk mampu beradaptasi dengan pengunjung yang beragam latar belakang inilah merupakan sisi yang terus dikembangkan dalam personalisasi web.
Penutup
Dari uraian yang telah dikupas, anda dapat menyertakan aspek personalisasi pada aplikasi web yang anda kembangkan disesuaikan dengan market atau target pengunjung. Dengan adanya personalisasi ini pengunjung dapat merasa puas dengan kunjungan yang mereka lakukan, sehingga ada rasa kangen untuk kembali berkunjung.
Referensi
[1] Chiu, W., http://www.ibm.com, tanggal akses 29-08-2009, pukul 06:06 WIB
[2] Nasraoui, O. (2005) World Wide Web Personalization, Department of Computer Engineering and Computer Science, University of Louisville, USA.
[3] JYH, P. (2006) Web Personalization Using Implicit Input, 2006, Thesis, Universiti Sins Malaysia.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar